![]() |
| sumber: https://bit.ly/3hO7ipn |
Dalam tulisanmu kamu pernah berharap dirimu seperti
sebuah udara.
Tapi mengapa? sebaik-baiknya tulisannya, siapakah yang
akan mampu mencintai tualang tanpa temu.
kamu mencintai dirimu sepenuh-penuhnya.
kamu tak mampu untuk semencintai dirimu untuk tak mencintai selain dirimu sendiri.
kamu pernah memulai untuk tidak pernah mengakhiri bahwa dirimu dapat menaklukkan dunia.
kamu hanya perlu tersenyum, menunjukkan lesung pipimu dan ia akan bertekuk lutut kepadamu.
kamu ingin hidup dalam sebuah tulisanmu yang sederhana,
Debur tanpa debar, jatuh cinta tanpa jauh, dan atau berkelana tanpa meninggalkan.
Dalam tulisanmu.
Aku ingin hilang lalu ditemukanmu.
