Rumah Baru









Sore ini aku telah selesai mendekorasi rumahku. Tampak seperti baru, tak pernah terlihat sebelumya oleh sesiapapun. Bagiku, rumah baru ini begitu indah dirancang  oleh perancang ulung yang setiap malam tak pernah tidur menyelesaikannya.  

Didalamnya, masih terdapat  kamu sebagai wujud kenangan yang tak pernah menghilangkan. Rindu di setiap sudut ruang masih tertata rapi. Ada sedikit ego yang berantakan aku kembalikan kedalam kotak-kotak hitam. Aku juga enggan menyapu jejak-jejakmu yang masih tertinggal bertebaran.

Diruang tengah terdapat lukisan lumba-lumba yang masih menjadi tempat favoritmu untuk bersantai. Ruang-ruang semua masih sama seperti terakhir kau meninggalkannya dihari rabu.
di beranda belakang rumah telah aku tanam melati yang akan meranum esok minggu. Semerbak melati seolah tak mampu dijarah oleh sejarah yang lelah.  Terik matahari mampu membias disetiap jendela kaca yang terbuka dipagi hari. Dikamar  kita, aku dapat merebahkan diri sepanjang malam tanpa ada sempat untuk bangun.  Bagiku, rumah ini begitu indah.

Sampai saat ini, mulut kita belum mampu mengeja kata selamat datang untuk rumah baru. Jika kelak kau kembali, segeralah berkelana disetiap ruang-ruang rumah. Temukan apa yang aku telah rubah, setidaknya rumah baru ini juga untuk perasaan yang baru. Kita yang baru.

Share this:

0 komentar:

Posting Komentar

Bila berhati Adelinda!