Dewasa



Dua puluh enam tahun lagi aku akan lebih tua  dari usiamu, ibu. Karena kamu akan seusiamu selamanya. Kamu akan tetap cantik-cantiknya, untuk seusiamu, kamu seperti dua puluh bagiku.

Aku ingat dahulu, salah satu malammu, aku terbangun dan bercerita kepadaku tentang; 
asteroid, 
astronom dan 
astronot. 

Aku tak tahu. Kamu hanya menceritakan bahwa ceritamu kelak tak dapat dilihat dari jendela kamar.

Tapi, ibu tak pernah baik menjelaskan padaku harus bagaimana aku akan menjadi cerita-ceritanya.

Nanti kau akan tahu.
Saat dewasa.
Ujarnya.

Share this:

0 komentar:

Posting Komentar

Bila berhati Adelinda!