Triya



Dibatas sore dan malam. Aku berada di Canberra mengingatkanku pada sore yang sering kamu lalui dan ceritakan kepadaku.

Akan selalu ada lampu jalan yang meredup.
Ingar bingar jalanan.
Manusia.
Semuanya.

Sore dan malam memiliki jeda, aku sebut sebagai jingga. 
Disana aku menuliskan surat dari kertas yang aku ambil dari saku kemarin.

"Hai triya, apa kabarmu" 

Aku selalu menanyakan kabarmu.
Jaga-jaga kau tak bertanya balik, aku juga baik-baik saja

Share this:

0 komentar:

Posting Komentar

Bila berhati Adelinda!