Hmm lucu ya, pertanyaan ini selalu aku tanyakan padamu walau aku tahu mungkin kau tak pernah membacanya. Rasa mencintaimu masih tetap tumbuh dalam belantara perasaanku. Mengakar dan meranting. Selain itu, aku tak pernah berharap lagi untuk mencoba memupuknya, walaupun kau tetap tumbuh di ladang yang luas tanpa sinar matahari. Dan aku ingin membiarkannya. Maaf, aku memulai tulisan ini dengan pertanyaan yang tak ada lagi hak nya untuk kau jawab.
Hari ini, Aku berkelana mencari sebuah ujung perjalanan. Berharap dipeluk oleh kebahagiaan. Menghilangkan sesal dan sesak yang masih menggantung di dadaku. Aku ingin terus menyusuri tapak-tapak perasaan yang tersembunyi, tersirat dan tersurat. Aku pergi dan kembali berharap nanti akan menemukan, dipertemukan atau bahkan ditemukan oleh seseorang yang benar baik sepertimu.
Diperjalanan, diruang kemudi atau di dalam kereta, langit-langit seperti mengabu atau bahkan mejikuhibinun. Memang begitu sulit melupakan hal-hal yang aku lakukan untukmu. Perihal doa-doa pertiga malam yang aku ujarkan atau hal lain yang menjadi kau terlihat bahagia denganku. Ini sepenggal harap yang dulu pernah aku sematkan kepada semesta.
"Juwita, apa kabarmu?"
Kalimat ini sungguh buntu, hanya sampai di bar pesan gawaimu dan mungkin dengan mudah kau hapus. Berjaga-jaga kau tak bertanya balik, "aku baik-baik saja" sebagai kata harap aku masih sangat peduli; dengan bebarapa sudut perasaanku sendiri.
Sepulangnya aku berkelana, atau suatu saat nanti aku akan mengunjungimu tanpa ada perasaan atau doa yang dulu pernah menyala dalam binar dadaku. Aku akan mengunjungimu sebagai bentuk menuntaskan perasaan yang tak akan pernah akan berdiri lagi. Aku ingin bercerita selama berkelana dan tualang bahwa aku adalah orang paling beruntung bisa mengeluarkan perasaan baik selain kepadamu, mengenal dan dikenal banyak perasaan baik bukankah sesuatu yang baik?
Juwita. Aku dulu pernah mencintaimu; tanpa ada kata jatuh. Dan, kini aku ingin membangunnya; tanpamu seutuhnya.
Jayakarta; 20 Maret 2019
Dalam perjalanan menuju Jakarta.
Dalam perjalanan menuju Jakarta.

0 komentar:
Posting Komentar